Tips dan Trik Mengurangi Dampak Negatif Handphone

Tips & Trik Mengurangi Dampak Negatif Handphone – Keberadaan ponsel di sekitar kita dirasa atau tidak memang memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan kegiatan yang dilakukan setiap harinya. Mulai dari kegiatan menelpon dengan rekan kerja, berkirim pesan ke teman-teman karib, berinternet ria atau malah berlama-lama di depan layar ponsel untuk sekedar main game.

Keberadaan ponsel yang begitu memiliki posisi tersendiri dalam keseharian kita secara tidak langsung memang akan memberikan dampak positif dan negatif terhadap penggunanya. Untuk dampak positifnya mungkin akan menunjang keberhasilan kegiatan kita setiap harinya, tetapi untuk dampak negatifnya masih banyak orang yang tidak tahu dan mengerti dengan pengaruh penggunaan ponsel yang tidak sehat ini.
Meskipun belum ada penelitian yang valid yang membuktikan bahwa dampak negatif handphone bisa mengganggu bagi kesehatan penggunanya, tetapi sudah cukup bukti bahwa setiap penggunaan ponsel berlebih atau menyalahi penggunaan akan menyebabkan pengaruh serius di kemudian harinya.

Memang benar rasa sakit yang diakibatkan oleh dampak negatif handphone ini tidak langsung berdampak pada kondisi tubuh kita dan langsung menimbulkan rasa sakit atau kerusakan organ tertentu. Tetapi lambat laun Anda pasti akan merasakan sesuatu hal yang berbeda dengan kondisi kesehatan Anda. Itulah akibat yang ditimbulkan oleh dampak negatif handphone kepada penggunanya.
Berikut adalah tips & trik untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan handphone di antaranya :

* Hindarkan ponsel dari jangkauan bagian tubuh yang sensitif
Penggunaan ponsel perlu diperhatikan, karena dampak negatif handphone sangat peka terhadap bagian tubuh yang sensitif, seperti jantung dan paru-paru. Selain itu, jauhkan juga dari jangkauan telinga, dada dan pinggang yang juga merupakan bagian sensitif yang mudah sekali menyerap radiasi, terutama ketika keadaan Anda sedang tidur.
* Pergunakan speaker atau headset
Penggunaan speaker phone dengan modus loudspeaker atau menggunakan headset saat berkomunikasi dua arah sangat dianjurkan untuk Anda yang suka melakukan komunikasi telepon dengan ponsel, hal ini disebabkan karena penggunaan kedua cara ini bisa meminimalisir dampak negatif handphone yang terjadi.
Meskipun ada beberapa peneliti yang memberikan paparan bahwa dampak negatif handphone dalam hal ini, khususnya radiasi masih bisa terjadi melalui media wired /kabel. Ada alternatif lain yang bisa Anda gunakan yaitu penggunaan headset Bluetooth maupun penggunaan modus loudspeaker pada saat Anda sedang meneriman telepon, cara ini mungkin merupakan cara bijak yang bisa Anda lakukan.
* Mematikan ponsel ketika tidak ada jaringan sinyal
Sinyal dan dampak negatif handphone memang memiliki keterkaitan di antara keduanya, terbukti pada saat ponsel Anda tidak memiliki sinyal karena adanya gangguan atau hal lainnya akan mengakibatkan jumlah radiasi yang di keluarkan ponsel semakin tinggi.
Hal ini di karenakan ponsel tersebut mengeluarkan usaha yang cukup besar untuk bisa mendapatkan sinyal yang cukup dengan keadaan pemancar yang jauh. Artinya, semakin banyak emisi yang dikeluarkan oleh si ponsel dengan usaha yang dilakukannya.
* Lepas semua pelindung yang ada pada ponsel
Sebuah ponsel akan berusaha keras untuk medapatkan sinyal dari pemancar yang ada. Tentu akan berakibat pada emisi radiasi yang dikeluarkannya. Sekarang, bagaimana dengan kondisi sinyal ponsel yang notabene dekat dengan pemancar, tentu ada hal lain yang menjadikan ponsel tersebut tidak bisa mendapatkan banyak sinyal. Nah, salah satu gangguan tersebut di antaranya adalah pelindung yang menyertai ponsel tersebut yang menjadikan sinyal terhalang untuk bisa mendapatkan sinyal yang dipancarkan oleh pemancar yang ada.
* SMS
Cara mudah yang bisa Anda gunakan untuk menghidari dampak negatif handphone secara berlebihan adalah dengan menggunakan komunikasi SMS. Dengan cara ini Anda secara tidak langsung telah menjauhkan radiasi yang dipancarkan oleh ponsel untuk langsung mengenai otak atau organ penting lainnya.