Download Microsoft Remote Dekstop untuk iOS dan Android

Download Microsoft Remote Dekstop untuk iOS dan Android

Download Microsoft Remote Dekstop untuk iOS dan Android. Setelah merilis update terbaru Windows 8.1 beberapa waktu lalu, Kini Windows merilis sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk me-remote dekstop dari jarak jauh dengan bantuan gadget iOS dan Android yakni Microsoft Remote Dekstop.

Microsoft-Remote-Desktop-App-iOS-Android3

Remote dekstop memberikan kontrol penuh untuk kita terhadap komputer, seperti kita melihat langsung di depan monitor kita sendiri. Pada saat kita menggunakan layanan remote dekstop dari komputer lain, komputer kerja kita akan secara otomatis mengunci dirinya sehingga orang lain tidak dapat masuk mengakses komputer kita selagi kita gunakan.

Tersedianya aplikasi ini untuk iOS dan Android akan memungkinkan para pengguna untuk mengendalikan komputer Windows mereka via smartphone/tablet yang berbasis iOS & Android. Memang selama ini banyak aplikasi serupa namun dari pihak ke-3 namun aplikasi resmi dari Microsoft ini tentunya layak untuk Anda prioritaskan.

Untuk mendownload aplikasi ini silakan klik tautan berikut

– Microsoft Remote Desktop for Android
Microsoft Remote Desktop for iOS

Nah, itulah tadi informasi mengenai Download Microsoft Remote Dekstop untuk iOS dan Android. Semoga bermanfaat

Tips Menjauhkan Platform Android dari Infeksi Malicious Apps

 

Tips Menjauhkan Platform Android dari Infeksi Malicious Apps – Ditengah serangan malicious apps melanda Operating System Android lansiran Google, terdeteksi lagi malicious apps baru yang dikenal dengan nama DroidDream Light (DDLight) sebagai varian baru, dari versi sebelumnya yakni Myournet/DroidDream.

Para analis malware mensinyalir pembuat malware tersebut sedang mengembangkan varian baru dari DDLight. Serangan DroidDreamLight (DDLight) ke Operating System Smartphone Android telah menginfeksi lebih dari 50 aplikasi di pasar Android.

Hingga saat ini serangan malware Android mengalami peningkatan hingga 400 persen sejak periode September 2010. Dilaporkan juga bahwa metode penyebaran malware pada perangkat mobile tertinggi adalah melalui aktifitas download applikasi, dan pada sebagian besar dari pengguna smartphone tidak melengkapi perangkatnya dengan proteksi anti virus.

Dari sisi keamanan, perangkat komunikasi mobile masih tergolong kuno, cenderung primitif. Oleh sebab itu sangat dianjurkan bagi para user untuk berhati-hati ketika menggunakan perangkat komunikasi mobile,” jelas Randy Abrams, Director of Technical Education di ESET North America.

Untuk itulah Randy Abrams memberikan sedikit tips bagaimana menjauhkan perangkat mobile berbasis Android dari infeksi Malicious Apps:

1. Selalu mengunci perangkat anda, dan gunakan password untuk melakukan akses ke perangkat komunikasi anda.

2. Jika anda akan memasukan data pribadi, lakukan hanya untuk aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh pembuatnya.

3. Jangan menyimpan informasi bersifat rahasia didalam perangkat smartphone anda.

4. Aktifkan Password programs.

5. Matikan fungsi layanan geo-location.

6. Aktifkan system proteksi password.

7. Hapus atau pindahkan foto-foto pribadi yang tidak ingin anda sebarkan.

8. Jangan menginstall aplikasi-aplikasi dari pengembang yang tidak dikenal. Jika anda sudah terlanjur melakukan download yang dimaksud, hentikan dulu aktifitas online banking dari perangkat mobile anda, karena applikasi tersebut berpotensi malware.

9. Cermati dulu aplikasi-aplikasi yang ingin anda download dan install

* Apakah aplikasi tersebut telah didownload ratusan ribu kali?
* Apakah memiliki rating yang tinggi?
* Apakah aplikasi-aplikasi tersebut sudah ada sejak lama?
* Apakah pengembang aplikasi tersebut dipercaya oleh kalangan industri dan customernya?

10. Jika anda mengklik sebuah link di e-mail, jangan pernah memasukkan data-data pribadi ke dalamnya. Karena banyak kasus masuknya malware melalui modus tersebut, terlebih jika dilakukan melalui perangkat komunikasi mobile, resikonya akan semakin tinggi. Akan lebih aman jika melakukannya dengan memasukkan nama website pada web browser, baru kemudian masukan data anda.

11. Install aplikasi keamanan dan aktifkan program Anti Virus.

12. Perlakukan perangkat smartphone anda layaknya desktop karena pelaku kejahatan dunia maya tidak perduli platfom apa yang anda gunakan, tetapi justeru menyasar setiap orang untuk dijadikan korban.