Memilih Ramuan Hamil Yang Tepat Agar Cepat Hamil

Memilih Ramuan Hamil Yang Tepat Agar Cepat Hamil

Sebagai alternatif atau metode yang digunakan selain mengunjungi beberapa dokter adalah menggunakan cara alami seperti mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari bahan alami. Dikarenakan sifat alami yang terdapat pada masing-masing bahan yang digunakan membuat banyak masyarakat lebih cenderung memilih. Selain itu juga bahan yang dianjurkan pun tergolong mudah di dapat apakah di pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional.

Beberapa . Bahkan, beberapa situs kesehatan juga memberikan tips dan memberikan referensi untuk jenis ramuan apa saja yang dapat dikonsumsi dan tidak memberikan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Sebut saja penggunaan royal jelly yang selain membuat kulit tampak awet muda karena mampu merangsang regenarasi sel juha mampu mempercepat proses kehamilan. Kandungannya yang sangat tinggi yaitu vitamin, asam amino, protein hingga hormon memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap terjadinya kehamilan.

Ramuan Hamil

Ramuan hamil lainnya yang tidak kalah hebatnya dalam mempercepat proses kehamilan adalah kombinasi antara bengle, daun hia dan kencur. Dimana semua bahan tersebut direbus hingga matang kemudian dinginkan hingga beberapa menit. Saring kemudian airnya dapat diminum. Untuk hasil maksimal, minumlah sebanyak dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore hari.

Atau bila ingin mencoba pilihan lain dapat menggunakan gijian dan umbi rumput teki yang sudah dikeringkan. Caranya rebus semua bahan tersebut kemudian saring airnya. Lakukan secara rutin agar mendapat hasil yang diinginkan.
Satu hal yang perlu diingat saat mengkonsumsi ramuan hamil ini adalah memperhatikan komposisi yang dimiliki oleh bahan tersebut. Tidak menutup kemungkinan jika bahan yang digunakan justru memberikan pengaruh negatif kepada tubuh sehingga pada akhirnya akan memperlambat proses kehamilan.

Agar tidak terjadi hal yang demikian, ada baiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan guna mendapatkan saran yang tepat. Terlebih saat ini banyak juga yang menyediakan dalam bentuk kemasan botol siap jadi sehingga dibutuhkan ketelitian dalam menggunakannya.

Hindari 6 Makanan Ini Agar Tidak Sembelit

Hindari 6 Makanan Ini Agar Tidak Sembelit – Rasanya sungguh tak nyaman saat mengalami sembelit atau susah buang air besar. Perut begah. Makan pun rasanya tak nikmat. Banyak faktor memicu. Mulai dari kurang minum, kurang olahraga, stres, penyakit, konsumsi obat tertentu, hingga makanan minim serat. Karenanya, kenali sejumlah makanan yang berpotensi memperburuk atau malah memicu sembelit, seperti dikutip Times of India.
Makanan Olahan
Yang masuk kategori ini adalah makanan yang memiliki kandungan bahan pengawet, seperti makanan beku, sosis, burger, pizza. Selain minim serat, makanan-makanan ini juga cenderung kehilangan nutrisi penting bagi sistem pencernaan selama proses pengolahan atau pengawetan.
Biskuit
Memang nikmat menyeruput teh atau kopi berteman biskuit. Selain minim serat, camilan ini juga mengandung gula dan lemak yang berpotensi memperburuk keluhan sembelit. Makan biskuit tetap boleh, asal mengimbanginya dengan asupan makanan berserat tinggi.
Daging Merah
Makanan tinggi lemak dengan kandungan serat rendah seperti daging, telur, dan keju dapat memperlambat proses pencernaan. Asal Anda tahun, mencerna daging secara sempurna butuh waktu sekitar 90 jam. Ini terutama jika konsumsi daging tanpa diimbangi asupan sayuran atau makanan lain kaya serat.
Kafein
Asupan makanan atau minuman mengandung kafein seperti kopi, coklat, dan teh hitam, membuat tubuh mudah mengalami dehidrasi. Kurangnya cairan dalam tubuh jelas berefek meningkatkan risiko sembelit. Jika terlanjur kecanduan kafein, kurangi takarannya perlahan sembari meningkatkan asupan makanan kaya serat.
Makanan berminyak
Sama seperti daging, makanan berminyak atau gorengan cenderung mengadung lemak jenuh yang dapat memperlambat proses pencernaan. Karenanya, jangan lupa memperbanyak minum dan mengimbangi dengan makan sayur setiap kali mengonsumsi gorengan.
Produk susu
Susu, termasuk produk olahannya, seperti keju, mentega dan es krim, merupakan santapan minim serat yang memiliki saturasi atau titik jenuh. Demi mengurangi risiko sembelit, kurangi konsumsi berlebih makanan ini. Lebih baik ganti dengan oatmeal atau yogurt.