Jelly Bean Akhirnya Dominasi Android

Jelly Bean Akhirnya Dominasi Android – Android 4.1 dan 4.2, yang termasuk dalam kode nama Jelly Bean, terus menegaskan diri sebagai versi Android yang paling dominan digunakan. Hal ini dibuktikan melalui statistik pemakai Android yang diperbarui Google pada 1 Agustus 2013 di situs resmi pengembang aplikasi Android.

ubuntu for android

Jelly Bean kini mendominasi pangsa pasar Android dengan 40,5 persen. Rinciannya, Android 4.1 masih digunakan paling banyak dengan 34 persen dan Android 4.2 mendapat porsi jauh lebih sedikit dengan 6,5 persen. Nilai tersebut, seperti dikutip dari BGR, Minggu (4/8/2013), melambangkan peningkatan sebesar 34 persen dibandingkan bulan sebelumnya, di mana Android Jelly Bean mendapatkan pangsa pasar sebesar 37,9 persen.

Pangsa pasar Android versi 2.3 Gingerbread mulai menunjukkan tren penurunan. Apabila pada Juni 2013 terdapat 34,1 persen kini Android yang berjalan dengan Gingerbread mendapatkan pangsa pasar sebesar 33,1 persen. Posisi ketiga ditempati oleh Android versi 4.0 Ice Cream Sandwich, yang menurun jadi 22,5 persen.

Angka-angka tersebut dilacak Google dari kunjungan pengguna Android ke toko aplikasi online Google Play Store. Google tampak melambat dalam merilis versi terbaru dari sistem operasi mobile-nya. Dalam satu tahun belakangan ini saja, perusahaan raksasa internet ini baru merilis satu versi Android Jelly Bean. Android versi pendahulunya biasanya dirilis hanya berselang beberapa kemudian. Google diharapkan merilis Android versi terbaru, 5.0 Key Lime Pie, pada tahun 2014 mendatang.

Fitur Baru Android 4.3 Jelly Bean yang Tersembunyi: Permissions Manager

Fitur Baru Android 4.3 Jelly Bean yang Tersembunyi: Permissions Manager

Fitur Baru Android 4.3 Jelly Bean yang Tersembunyi: Permissions Manager – Keberadaan Android 4.3 Jelly Bean rupanya menjadi isu terpopuler saat ini, hal ini disebabkan sistem operasi Android terbaru ini mengusung peningkatan kulitas, performa dan user experience yang jauh lebih baik dibanding OS Android terdahulu.

android jelly bean

Apa sih hebatnya Android 4.3 Jelly Bean ini? Sebagai produk teknologi termutakhir, sudah pasti harus ada keunggulannya. Dan yakinlah, karena keunggulannya inilah maka banyak produsen yang langsung kalap ingin segera bisa memasang Android versi teranyar ini di perangkat produksinya. Dan supaya tak membuat penasaran, berikut ini kami hadirkan keunggulan Android 4.3 Jelly Bean yang dibeberkan oleh PocketNow.

Salah satu media kenamaan PocketNow membocorkan lima kelebihan Android 4.3 jelly Bean yang layak diketahui oleh pengguna handset OS Android. Lima kelebihan ini, mencakup pemakaian baterai lebih hemat, fitur auto complete pada menu panggilan, keyboard emoji, aplikasi kamera baru dan peningkatan performa yang signifikan.

Namun jangan salah dibalik semua kelebihan yang ada ternyata Google juga menyelipkan satu fitur yang mungkin akan jarang dimanfaatkan pengguna Android awam, namun fitur ini sebenarnya sangat penting untuk mendukung peningkatan user experience pengguna handset dengan sistem operasi Android. Fitur tersembunyi ini adalah Permission Manager.

Fitur Permission Manager tersebut diberinama Apps Ops yang diketemukan oleh Tim AndroidPolice. Dengan adanya fitur ini pengguna dimungkinkan untuk melakukan tweaking pada setting aplikasi yang ada di setiap handset dengan OS Android 4.3 Jelly Bean. Intinya dengan bantuan fitur ini pengguna bisa membuat kebijakan sendiri untuk semua aplikasi aplikasi yang ada di handset Android pengguna.

Pengguna bisa mengizinkan suatu aplikasi untuk digunakan atau tidak, pengguna juga bia menonaktifkan aplikasi miliknya tanpa harus menghapusnya. Sejatinya fitur ini akan disediakan secara khusus untuk developer, namun demi meningkatkan user experience rupanya Google membatalkannya, dan fitur ini bisa dinikmati oleh siapapun.

LG Optimus L4 II dengan Jelly Bean

LG Optimus L4 II dengan Jelly Bean

LG Optimus L4 II dengan Jelly Bean – LG menghadirkan ponsel paling anyar untuk pangsa pasar low end. Meskipun belum resmi meluncur ke pasaran, LG sudah memberikan bocoran tentang produk terbaru ini yang dilabeli dengan nama LG Optimus L4 II. Ponsel ini punya kelebihan di beberapa sisi, diantaranya OS yang digunakan, sudah menggunakan OS Jelly Bean.

spesifikasi LG optimus L4 II

Desain yang elegan dengan balutan warna putih dan tombol touchscreen yang lumayan responsif menjadi paket yang menarik dalam ponsel ini. Tiga tombol touchscreen dibawah layar serta logo LG diatas layar dan belakang semakin mempercantik tampilannya. Dengan disenjatai prosesor single core berkecepatan 1 GHz dan RAM 512 MB sangat mendukung kinerja ponsel ini. OS Android yang digunakan pada ponsel ini yaitu Android Jelly Bean versi 4.1.2. Untuk sisi performa, LG Optimus L4 II ini mempunyai kamera utama dengan kualitas 3.15 MP, namun sayang ponsel ini tidak dilengkapi kamera sekunder. Dengan dukungan baterai berdaya 1700 mAh, ponsel ini cukup perkasa untuk koneksi 3G HSDPA dan Wi-Fi.

Unduh Aplikasi Android “Non-Resmi” Kini Lebih Aman

Unduh Aplikasi Android “Non-Resmi” Kini Lebih Aman – Para pengguna Android memang tidak harus mengunduh dan meng-install aplikasi langsung dari toko digital resmi Play Store. Mereka bisa melakukannya dari pihak ketiga. Namun, cara seperti ini memang tidak sepenuhnya aman karena bisa saja aplikasi yang diunduh dari luar Play Store sebenarnya adalah malware atau program berbahaya.

ubuntu for android

Untuk melindungi penggunanya, Google diam-diam telah mempersenjatai Android dengan sebuah fitur pemindai malware dalam layanan Google Play Services. Fitur ini akan secara otomatis bekerja memindai malware, apabila pengguna menginstal APK dari pihak ketiga. Awalnya, fitur keamanan ini baru hadir di Android versi 4.2 Jelly Bean. Namun, seperti dikutip dari VR-Zone, Jumat (2/8/2013), dengan banyaknya keluhan dan pemberitaan mengenai banyaknya malware di Android, Google pun memutuskan untuk menghadirkan fitur tersebut di versi Android yang lebih rendah, yaitu mulai dari Android 2.3 Gingerbread ke atas.

Sekadar informasi, saat ini pengguna Android 4.2 memang masih belum terlalu banyak, hanya sekitar 10 persen dari keseluruhan sistem operasi Android. Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa membuka bagian “Setting”. Biasanya, fitur tersebut terletak di bagian “Security”. Setelah terbuka, pilihkan opsi “Verify Apps”, yang akan bekerja memindai malware setiap pengguna ingin menginstal sebuah aplikasi.

Meskipun begitu, tentunya Anda tetap harus waspada dan lebih berhati-hati dalam memberikan hak akses terhadap suatu aplikasi. Sebaiknya, benar-benar mengerti izin apa yang diberikan kepada aplikasi tersebut. Kebanyakan pengguna tidak membaca dengan baik opsi izin yang diberikan.

Motorola Resmi Ungkap Android Moto X

Motorola Resmi Ungkap Android Moto X – Motorola Mobility memperkenalkan ponsel Android andalannya, Moto X, pada Kamis (1/8/2013). Ponsel ini memungkinkan pengguna untuk mengganti warna tampilan luar sesuai keinginan. Motorola Mobility mengutamakan sisi desain Moto X yang warna casing-nya dapat dipersonalisasi. Selain memilih warna, pengguna juga dapat menambahkan teks atau gambar di bagian belakang ponsel. Bahkan, Motorola berencana mengeluarkan casing yang terbuat dari kayu.

Namun perlu diingat, personalisasi desain hanya berlaku untuk pasar Amerika Serikat lewat mitra operator seluler, yakni AT&T, Verizon, Sprint, T-Mobile, dan US Cellular. AT&T diberi hak eksklusif oleh Google untuk mempersilakan konsumennya mengganti warna bagian belakang Moto X dalam 18 pilihan warna, begitu juga dengan bagian depan ponsel. Sementara empat operator seluler lain, hanya dapat menawarkan Moto X dalam pilihan warna hitam atau putih.

motorola moto x

Spesifikasi perangkat keras

Perusahaan yang telah diakuisisi oleh Google pada 2012 lalu ini tak ingin mengikuti tren persaingan spesifikasi komponen atau resolusi layar yang tinggi pada produk ponsel pintar.

Moto X menggunakan prosesor Motorola X8 dual core 1,7GHz Krait, yang didesain sendiri oleh Motorola, serta unit prosesor grafis Adreno 320. Kemudian, ia ditopang oleh RAM 2GB, memori internal 16GB, dan berjalan dengan sistem operasi Android 4.2.2 (Jelly Bean). Layar Moto X memakai jenis AMOLED seluas 4,7 inci dengan resolusi 1.280 x 720 pixel dan ketajaman 316 pixel per inci (ppi). Sementara dari sisi kamera, ponsel ini memakai sensor 10MP dan kamera depan 2MP yang dapat merekam video 1080p. Untuk konektivitas, Moto X mendukung jaringan 3G, 4G LTE, NFC, Wi-Fi, Bluetooth, MicroUSB, GPS, jack audio 3,5mm, dan memakai kartu seluler jenis Nano-SIM. Ponsel ini tidak dibekali slot memori eksternal MicroSD. Di Amerika Serikat, Moto X dijual seharga 200 dollar AS dengan sistem kontrak selama 2 tahun dengan operator seluler. Motorola belum memberi rincian soal penjualan secara global dan harga retail tanpa sistem kontrak.