NatureForex
Home » Manajemen » Struktur Organisasi

Struktur Organisasi

Apr
07
2013
by : Surya Erlangga . Posted in : Manajemen

Struktur organisasi dibentuk oleh pimpinan organisasi untuk menentukan dan memuat pembagian tugas dan tanggungjawab, dan mengembangkan hubungan dan jejaring dengan berbagai SDM yang berkaitan dengan organisasi. Struktur organisasi dapat didefinisikan sebagai wujud sistem jaringan kerja terhadap tugas-tugas, pelaporan, dan komunikasi yang menghubungkan secara bersama-sama pekerjaan individual dan kelompok. Struktur organisasi juga berarti sejumlah mekanisme formal yang terdapat dalam organisasi itu sendiri. Disamping itu struktur organisasi juga berfungsi sebagai alat pedoman menuju ke arah efisiensi pemanfaatan tenaga kerja dan sumberdaya lainnya diperlukan seperti input dalam mencapai tujuan organisasi.

contoh struktur organisasi

Pada intinya organisasi terdiri dari 3 atau 4 tingkatan manajemen yaitu :

  1. Manajemen Puncak.
  2. Manajemen Mengengah.
  3. Penyelia atau Supervisor (Mandor).
  4. Tenaga Teknisi dan Tenaga Administrasi.

Faktor-faktor yang bisa menentukan perancangan struktur organisasi :

  • Strategi organisasi. Dibutuhkan untuk menjelaskan penjabaran aliran wewenag dan saluran komunikasi.

  • Penggunaan teknologi. Perusahaan pengguna teknologi IT berbeda strukturnya dengan perusahaan biasa.

  • Kualitas karyawan yang terlibat di dalamnya. Karyawan untuk perusahaan IT memiliki kualifikasi pendidikan dan keahlian berbeda dengan kualitas perusahaan biasa sehingga strukturnya berbeda

  • Ukuran organisasi. Organisasi besar strukturnya beda dengan organisasi kecil

Unsur-unsur struktur organisasi :

  • Spesialisasi aktifitas. Berkaitan dengan spesialisasi jumlah tugas individual dan kelompok kerja organisasi dan penyatuannya menjadi sejumlah satuan kerja atau departementalisasi.  Menurut Robbins dan Coulter (1999), jika spesialisasi kerja dilakukan terlampau ekstrim, maka dapat menimbulkan kejenuhan bagi karyawannya.

  • Standarisasi kegiatan. Berupa sekumpulan prosedur oleh organisasi untuk melakukan aktifitas.

  • Koordinasi kegiatan. Menunjukkan sejumlah prosedur yang menyatukan sejumlah fungsi satuan-satuan kerja dalam organisasi.

  • Sentralisasi dan desentralisasi. Menunjukkan individu yang memiliki kekuasaan dalam organisasi.

Struktur organisasi dapat dibagi 2 yaitu struktur organisasi formal dan struktur organisasi informal. Struktur organisasi formal, adalah struktur organisasi di mana ada interaksi otoritas yang tegas dan hubungan struktural di dalam suatu organisasi.  Ada 3 jenis struktur formal, yaitu lini, staf, dan matriks.  Dalam kenyataan sering didapati kombinasi dari ketiganya.  Sedangkan struktur organisasi informal adalah struktur organisasi  untuk organisasi yang bersifat informal di mana hubungan antara karyawan bersifat tidak resmi dan lebih bersifat hubungan pribadi.  Struktur organisasi informal sulit didefinisikan.  Organisasi informal dapat mendukung organisasi formal, karena organisasi informal berusaha memenuhi kebutuhan yang tidak terpenuhi di organisasi formal.

Pada umumnya organisasi ditampilkan dalam bentuk bagan.  Ada 5 aspek utama dalam struktur organisasi yang termuat dalam bagan yaitu :

  • Pembagian kerja.

Ada sosialisasi pekerjaan.

  • Rantai perintah.

Ada hubungan antara atasan dan bawahan.

  • Jenis pekerjaan yang dilaksanakan.

Setiap posisi menunjukkan pekerjaan dan tanggungjawab yang berbeda-beda.

  • Pengelompokan aktifitas.

Keseluruhan bagan memperlihatkan sejumlah aktifitas organisasi dibagi atas fungsional, divisional, dan lainnya.

Bagan juga menunjukkan keseluruhan hierarki manajemen.




Bagi anda yang membutuhkan Jasa Pembuatan Website, Konsultasi Bisnis Online, Jasa SEO, Pelatihan Bisnis Online, Review Produk dan Jasa, Hubungi kami KLIK DISINI

NatureForex

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

Leave a Reply

Jasa Pembuatan Website dan Jasa SEO Solo
Perumahan Kelapa Gading A-5 Purbayan Baki Sukoharjo 57195
Phone 085728705224


Copyright © 2013