Ponsel Android “Quad Core” di Bawah Rp 1,5 Juta ?

Ponsel Android “Quad Core” di Bawah Rp 1,5 Juta ?

Ponsel Android “Quad Core” di Bawah Rp 1,5 Juta? – Xiaomi, vendor smartphone asal China, meluncurkan sebuah ponsel pintar quad-core dengan harga yang sangat terjangkau. Produk tersebut dinamakan Red Rice.

Perangkat yang satu ini dijual dengan harga tidak lebih dari Rp 1,5 juta, yaitu sekitar 130 dollar atau Rp 1,3 juta.

logo xiaomi

Dengan harga tersebut, seperti dikutip dari Phone Arena, Kamis (1/8/2013), para konsumen akan mendapatkan spesifikasi hardware yang lumayan tinggi. Perangkat ini dipersenjatai prosesor Mediatek MT6589T dengan kecepatan 1,5GHz quad-core yang dikombinasikan dengan RAM 1GB.

Xiaomi Red Rice dilengkapi dengan layar IPS berukuran besar, yaitu 4,7 inci dengan dukungan resolusi 720 x 1080 piksel. Layar ini pun sudah dilindungi lapisan buatan Corning, Gorilla Glass 2. Dengan bentang layar dan resolusi tersebut, perangkat ini sudah sejajar dengan ponsel pintar Android kelas atas yang memiliki harga jauh di atasnya.

Dari segi kamera, ia dilengkapi sensor gambar 8 megapiksel di bagian belakang dan 1,3 megapiksel di bagian depan. Perangkat ini berjalan di sistem operasi Android 4.2 yang dihias dengan user interface buatan Xiaomi sendiri yaitu MIUI v5.

Tidak jauh berbeda dari perangkat buatan manufaktur China lainnya, Xiaomi Red Rice dilengkapi dukungan terhadap pengguna dua kartu SIM. Media penyimpanan internalnya tidak memiliki kapasitas yang terlalu besar, hanya 4 GB saja. Namun, kapasitasnya bisa diperbesar dengan bantuan kartu microSD.

Xiaomi Red Rice ini sendiri sudah diuji dengan menggunakan aplikasi benchmark AnTuTu. Hasilnya pun tidak mengecewakan, produk ini berhasil mencapai poin melebihi angka 15.000.

Nama Xiaomi mulai naik daun dalam beberapa tahun belakangan ini. Salah satu produk buatan mereka, Xiaomi Mi-2S pernah mencetak rekor penjualan ponsel pintar tercepat, 200.000 unit hanya dalam waktu 45 detik saja.

Pada kuartal pertama tahun 2013, perusahaan China ini berhasil mendapatkan pendapatan sebesar 2,15 miliar AS, meningkat hampir dua kali lipat dari periode yang sama di tahun 2012.