Dasar, Manfaat, Jenis dan Tipe Pengawasan

manfaat pengawasan manajemenDasar-dasar Pengawasan
Menurut Handoko dalam Dadang dan Sylvana (2007), Pengawasan adalah upaya yang dilakukan para manajer untuk menjaga agar kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh karyawan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh organisasi atau perusahaan.  Dari definisi tersebut tampak terlihat hubungan yang sangat erat.

Manfaat Pengawasan adalah sebagai berikut :

Perubahan.
Adanya perubahan karena lingkungan yang dinamis sehingga perlu diawasi pelaksanaan dari suatu rencana.
Ini memerlukan penyesuaian baru.

Kompleksitas.
Organisasi bisnis berkembang semakin kompleks sehingga perlu diawasi.

Kebutuhan manajer untuk mendelegasikan wewenang.
Karena kompleksitas, maka sebagian wewenang perlu didelegasikan untuk efisiensi.  Untuk itu perlu diadakan pengawasan.

Kesalahan.
Karena ada kemungkinan terjadi resiko kesalahan dalam pelaksanaan suatu kegiatan sehingga perlu diadakan pengawasan.

Ini agar dapat dilakukan tindakan perbaikan.

 
 

Jenis dan Tipe Pengawasan :

Pengawasan pendahuluan.
Adalah untuk mendeteksi penyimpangan dari standar tertentu.

Pengawasan concurrent (yes/no).
Pengawasan yang dilakukan selama aktifitas berlangsung.  Jika ada penyimpangan, maka manajer dapat mengoreksi sebelum masalahnya menjadi besar.

Pengawasan umpan balik.
Pengawasan ini mengevaluasi hasil-hasil yang telah terjadi.  Apabila terdapat penyimpangan pada output yang dihasilkan maka perlu dilakukan koreksi.

Pengawasan multiple.
Adalah pengawasan untuk semua titik-titik strategis pengawasan, baik di input, proses, atau output.  Pada pengawasan multiple, setiap bagian baik input, proses, maupun output memiliki peranan yang penting.