Fitur Baru Android 4.3 Jelly Bean yang Tersembunyi: Permissions Manager

Fitur Baru Android 4.3 Jelly Bean yang Tersembunyi: Permissions Manager

Fitur Baru Android 4.3 Jelly Bean yang Tersembunyi: Permissions Manager – Keberadaan Android 4.3 Jelly Bean rupanya menjadi isu terpopuler saat ini, hal ini disebabkan sistem operasi Android terbaru ini mengusung peningkatan kulitas, performa dan user experience yang jauh lebih baik dibanding OS Android terdahulu.

android jelly bean

Apa sih hebatnya Android 4.3 Jelly Bean ini? Sebagai produk teknologi termutakhir, sudah pasti harus ada keunggulannya. Dan yakinlah, karena keunggulannya inilah maka banyak produsen yang langsung kalap ingin segera bisa memasang Android versi teranyar ini di perangkat produksinya. Dan supaya tak membuat penasaran, berikut ini kami hadirkan keunggulan Android 4.3 Jelly Bean yang dibeberkan oleh PocketNow.

Salah satu media kenamaan PocketNow membocorkan lima kelebihan Android 4.3 jelly Bean yang layak diketahui oleh pengguna handset OS Android. Lima kelebihan ini, mencakup pemakaian baterai lebih hemat, fitur auto complete pada menu panggilan, keyboard emoji, aplikasi kamera baru dan peningkatan performa yang signifikan.

Namun jangan salah dibalik semua kelebihan yang ada ternyata Google juga menyelipkan satu fitur yang mungkin akan jarang dimanfaatkan pengguna Android awam, namun fitur ini sebenarnya sangat penting untuk mendukung peningkatan user experience pengguna handset dengan sistem operasi Android. Fitur tersembunyi ini adalah Permission Manager.

Fitur Permission Manager tersebut diberinama Apps Ops yang diketemukan oleh Tim AndroidPolice. Dengan adanya fitur ini pengguna dimungkinkan untuk melakukan tweaking pada setting aplikasi yang ada di setiap handset dengan OS Android 4.3 Jelly Bean. Intinya dengan bantuan fitur ini pengguna bisa membuat kebijakan sendiri untuk semua aplikasi aplikasi yang ada di handset Android pengguna.

Pengguna bisa mengizinkan suatu aplikasi untuk digunakan atau tidak, pengguna juga bia menonaktifkan aplikasi miliknya tanpa harus menghapusnya. Sejatinya fitur ini akan disediakan secara khusus untuk developer, namun demi meningkatkan user experience rupanya Google membatalkannya, dan fitur ini bisa dinikmati oleh siapapun.