Dinamika Bisnis Jasa dan Pentingnya Pemasaran Jasa

A.    Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Perkembangan Jasa

Pemasaran yang bergerak disektor jasa dipengaruhi oleh variabel yang dapat dikontrol (bauran pemasaran jasa) dan variabel yang tidak dapat dikontrol (lingkungan). Variabel yang berpengaruh terhadap perkembangan industri jasa adalah :

1.      Konsumen

2.      Pesaing

3.      Teknologi-Inovasi

4.      Globalisasi/Internasionalisasi

5.      Ekonomi

6.      Pemerintah

7.      Budaya dan Sosial

 

B.     Berbagai Faktor Pendorong Sektor Jasa

Sektor jasa mengalami perubahan luar biasa dan perubahan itu tidak hanya dipengaruhi oleh variabel lingkungan. Perubahan-perubahan besar tersebut adalah :

1.      Kualitas (Quality)

2.      Pengurangan Biaya (Cost Control)

3.      Pelayanan Jasa (Customer Service)

4.      Definisi Baru Tentang Konsumen

5.      Peningkatan Produktivitas

6.      Organisasi Nirlaba dan Publik Mencari Sumber Pendapatan Baru

 

C.    Isu-isu Strategi Pemasaran Jasa

Beberapa perubahan tren ke depan industri jasa sangat didukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Perkembangan teknologi juga memungkinkan bagi perusahaan jasa mengurangi intensitas pelayanan secara langsung dengan konsumen (high contact service) menjadi keterlibatan kontak yang rendah (low contact service) sehingga dapat mengurangi masalah service delivery.

 

D.    Definisi Jasa

Jasa merupakan semua aktivitas ekonomi yang hasilnya tidak merupakan produk dalam bentuk fisik atau konstruksi, yang biasanya dikonsumsi pada saat yang sama dengan waktu yang dihasilkan dan memberikan nilai tambah atau pemecahan atas masalah yang dihadapi konsumen. Dari berbagai definisi yang dicetuskan oleh para pakar, tampak bahwa di dalam jasa selalu ada aspek interaksi antara pihak konsumen dan pemberi jasa, meskipun pihak-pihak yang terlibat tidak selalu menyadari.

 

E.     Karakteristik Jasa

Terdapat 6 karakteristik unik yang dimiliki oleh produk jasa, yaitu :

1.      Intangibility : fitur yang tidak nampak (intangible feature)

2.      Inseparability : tidak terpisahkan antara produksi dan konsumsi (momenth of truth)

3.      Perishability : mudah rusak (here today, gone tomorrow)

4.      Heteroginity : bervariasi (the need for quality assurance)

5.      Client-based relationship

6.      Kontak kepada konsumen (customer contact)

 

F.      Klasifikasi Jasa

Produk jasa diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :

1.      Berdasarkan tingkat kontak konsumen dengan pemberi jasa sebagai bagian dari sistem saat jasa tersebut dihasilkan, dibedakan ke dalam 2 kelompok : high-contact system dan low-contact system.

2.      Berdasarkan kesamaannya dengan operasi manufaktur, dibedakan ke dalam 3 kelompok : pure service, quasimanufacturing service dan mixed service.