Dilema Maraknya Peredaran Alat Bantu Internet Marketing

Dilema Maraknya Peredaran Alat Bantu Internet Marketing

Dilema Maraknya Peredaran Alat Bantu Internet Marketing – Mungkin, bagi sebagian besar internet marketer tahu bahwa setiap bulannya, atau bahkan setiap minggunya, muncul berbagai macam alat bantu untuk mendukung “pekerjaan” kita sebagai Internet Marketer. Entah itu berupa software, plugins, script maupun themes. Para developer seakan-akan berlomba-lomba untuk terus menciptakan alat bantu demi kelancaran para internet marketer.

Harga yang terjangkau dengan segudang fitur yang tersedia membuat sebagian besar Internet Marketer tergiur untuk memilikinya. Yah, saya akui memang apa yang beredar di “pasar”, cukup membantu pekerjaan para Internet Marketer. Hanya dengan beberapa setting di awal, anda bisa mendapatkan apa yang ingin anda dapatkan tanpa harus melakukan pekerjaan itu secara penuh. Semuanya telah terotomatisasi oleh alat bantu tersebut.

dilema internet marketer

Namun, dibalik kemudahan itu, muncul sebuah permasalahan baru. YA, MASALAH BARU ! Setahun belakangan ini, saya mengamati perkembangan dunia persilatan ini makin tak menentu. Berulang kali saya dapati, setiap ada sekolah internet, maupun alat bantu tertentu, yang mengarah ke suatu target,  maka bisa dipastikan target yang dituju akan segera berbenah, rata-rata muncul setelah 3 – 6 bulan.

Sebagai contoh kecil, ketika marak APM yang membantu kita mengambil konten produk dari Amazon, Blogspot segera berbenah karena Blogspot telah diperlakukan secara ugal-ugalan, untuk memasarkan produk Amazon. Selain itu, secara berkala Amazon juga memperbarui peraturannya dan mulai menutup akun-akun milik publisher Indonesia.  Belum lagi program-program lain yang menjadi target operasi, biasanya juga akan segera memperketat peraturan mereka sekaligus melakukan penutupan pada akun-akun milik publisher.

Yah, itulah dilema yang harus dihadapi. Di satu sisi, sangat tidak memungkinkan melakukan pekerjaan secara massal tanpa bantuan sebuah alat. Namun di sisi lain, ketika alat itu mulai dipergunakan oleh banyak orang, lambat laun alat itu tak akan lagi berguna karena peraturan dari target mulai diperketat. Apapun itu, kita jalani saja apa yang ada. Sekolah internet boleh muncul kapan saja, internet marketer boleh saja dicetak setiap harinya, tapi “Siapa yang mau beradaptasi dengan perubahan, DIALAH YANG BERJAYA !”